Gambaran Umum

Lapas Klas IIA Pamekasan

Lembaga pemasyarakatan Klas IIA Pamekasan berada di Jl. Pembina No.1 Pamekasan. Lembaga pemasyarakatan ini berdiri pada tahun 1912 pada masa penjajahan kolonial Belanda. Pada masa awal berdirinya Lapas Pamekasan dipergunakan sebagai penjara anak – anak. Suasana penjara di masa lalu yang tidak kondusif serta terjadinya “over crowding” (kepenuhan penjara). Lapas Pamekasan juga pernah dipakai sebagai penjara untuk menampung tahanan politik. Dalam perkembanganya Lapas Pamekasan juga dikenal sebagai Lapas Narkotika Pamekasan dan hingga kini menjadi Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pamekasan.
Petugas Pengamanan Lapas Klas IIA Pamekasan dibagi menjadi 4 (empat) Regu Pengamanan (Rupam), di mana setiap Regu Pengamanan berjumlah 15 (Lima Belas) orang dan dipimpin oleh Komandan Regu Pengamanan (Komandan Jaga). Di dalam melaksanakan tugas pengamanan, Regu Pengamanan dibagi dalam tiga shift (pagi, siang dan malam) secara bergantian.

Adapun visi dan misi Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pamekasan sebagai berikut:
Visi
Menjadi lembaga yang akuntabel, transparan, dan profesional dengan didukung oleh petugas yang memiliki kompetensi tinggi yang mampu mewujudkan tata tertib pemasyarakatan.

Misi
Mewujudkan tertib pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pemasyarakatan secara konsisten dan sistematis dengan mengedepankan Hukum dan HAM.
Membangun kelembagaan yang profesional dengan berlandaskan pada akuntabilitas dan trasparansi dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pemasyarakatan.
Mengembangkan kompetensi dan potensi sumber daya petugas secara konsider dan berkesinambungan.